Tuesday, May 9, 2017

Komisi Broker Properti



Pengertian Broker Properti adalah sama dgn *Pialang &/ Makelar Properti*. Broker Properti berfungsi /& berperan sbg Penghubung &/ Perantara antara Pembeli dgn Penjual. Peran &/ fungsi Broker Properti sangat penting untuk membantu Penjual & Pembeli yg ingin menjual, membeli & menyewa Properti tsb.
Broker Properti jg berperan sbg seorang *"Problem Solver"*, yg membantu memecahkan masalah antara Penjual & Pembeli Properti sehingga Penjual & Pembeli Properti dpt melakukan Transaksi Jual - Beli & Sewa secara lebih aman, lebih efisien & efektif sesuai dgn harga yg diharapkan oleh masing2 Pihak.
Komisi yg dimaksud sebagai *"Harga Jasa Broker Properti"* tsb, yg umumnya kita semua sdh pd tau, menurut *Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia Nomor 33/M-DAG/PER/8/2008 tentang Perusahaan Perantara Perdagangan Properti*, adalah sbb:
*Komisi sebesar 3 % untuk harga jual lebih kecil atau sama dengan 1M*.
*Komisi sebesar 2.5 % untuk harga jual antara 1M sampai 3M*.
*Komisi sebesar 2 % untuk harga jual lebih besar 3M*.
*& Komisi sebesar 5 % untuk Sewa & Kontrak*.
Pada Umumnya yg berkewajiban untuk memberikan Komisi sbg Harga Jasa Broker Properti tsb adalah Pihak Penjual Properti sebagai Penerima Pembayaran. Dan secara Khusus, bisa juga ditanggung oleh Kedua belah Pihak secara ber sama2 antara Penjual & Pembeli, sesuai Perjanjian yg telah disepakti sblmya.
Demikian info ini sy buat & dikutip dr Peraturan Menteri No. 33/M-DAG/PER/8/2008 tentang Perusahaan Perantara Perdagangan Property , kiranya dpt bermanfaat bagi teman2 Broker Properti.
Silakan di copas untuk kepentingan teman - teman Broker lain.
Sekian & Terimakasih.
Salam Closing